Posted on September 22, 2008 by azwarti
Mudik adalah kegiatan perantau untuk kembali ke kampung halaman. Pada hari raya Idul Fitri seperti yang Insya Allah akan kita alami nanti, nuansa mudik sudah sangat terasa kental. Persiapan-persiapan bahkan sudah dilakukan dari jauh-jauh hari, karena seperti pada tahun-tahun sebelumnya, nuansa mudik menjadi suasana yang sangat ramai, peak season.
Pemesanan tiket bahkan sudah dilakukan dari beberapa bulan sebelumnya, menghindari kenaikan harga yang berlebihan. Pembelian oleh-oleh untuk sanak kerabat di kampung halaman pun dipersiapkan dengan rapi dan apik.
Mudik bisa berarti pula kembali ke akar kebudayaan kita, ke tempat dimana kita dilahirkan, di daerah yang menjadi asal muasal keluarga besar.
Kota-kota perantauan yang dulunya tidak pernah berhenti beraktivitas, megah, selalu gemerlap siang dan malam, akan menjadi sepi dan lenggang, ditinggal para penghuni yang biasa mengisi keramaiannya.
Susah payah kondisi perjalanan tidak menghalangi niatan tuk pulang ke kampung halaman; letih, lelah, dan tenaga yang terkurang, direlakan; membengkaknya biaya perjalanan dan biaya yang dihabiskan, memang sudah diantisipasi jauh-jauh hari sebelumnya. Bagi sebagian orang, mereka bahkan rela mengirit pengeluaran sehari-hari, agar dapat menabung guna memenuhi biaya perjalanan beserta segala pernak-pernik perjalanan mudiknya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | 1 Komentar »
Posted on September 15, 2008 by azwarti
Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, laridari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, kesulitan seksual.
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.
Racun ketiga : Egoistis
Nyiyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial.
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akn diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | 6 Komentar »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Suatu hari, Syaqiq Al Balkhi berjumpa dengan Hatim. Syaqiq bertanya, “Selama sehari ini, ilmu apa saja yang sudah kau dapatkan?”
Hatim menjawab, “Aku mendapatkan delapan pelajaran:
Pertama, aku perhatikan segala sesuatu di dunia ini. Aku mendapati bahwa setiap orang memiliki kekasih yang sangat dicintainya. Lalu ketika ia mati, ia pun harus rela berpisah dengan kekasihnya. Maka aku menjadikan segala amal shalehku sebagai kekasihku supaya ia tetap bersamaku nanti di alam kubur.

week
Kedua, aku perhatikan firman Allah, “Dan orang yang menahan jiwanya dari hawa nafsu, maka surga adalah tempat kembalinya.” (QS. An Nazi’at:40) Maka aku berusaha dengan sungguh-sungguh melawan hawa nafsu agar aku tetap berada dalam ketaatan kepada Allah.
Ketiga, aku perhatikan bahwa setiap orang jika memiliki barang yang berharga, ia pasti selalu menjaganya dengan baik. Lalu aku perhatikan firman Allah, “Segala sesuatu yang berada padamu akan binasa, dan segala sesuatu yang berada pada Allah akan kekal abadi.” (QS. An Nahl: 96) Oleh karena itu, setiap kali aku memiliki barang berharga, aku selalu menitipkannya kepada Allah supaya menjadi kekal abadi selamanya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Berikut ini kami paparkan beberapa keutamaan yang berkaitan dengan Nabi kita Muhammad saw.
Fadhilah nasab Nabi shallallahu `alaihi wasallam .
عن واثلة بن الأسقع رضي الله عنه قال : سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول : إن الله اصطفى كنانة من ولد إسماعيل ، واصطفى قريشا من كنانة ، واصطفى من قريش بني هاشم ، واصطفاني من بني هاشم )) أخرجه مسلم.
Dari Watsilah bin Al Asqa’ radhiyallahu `anhu , ia berkata,” aku mendengar Nabi shallallahu `alaihi wasallam berkata,” sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Nabi Ismail, dan memilih Quraisy dari Kinanah, dan memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan memilihku dari Bani Hasyim. H.R. Muslim. [1]

aziz
Nama- nama Nabi shallallahu `alaihi wasallam
عن جبير بن مطعم رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : (( إن لي أسماء، أنا محمد ، وأنا أحمد ، وأنا الماحي الذي يمحو الله بي الكفر ، وأنا الحاشر الذي يحشر الناس على قدمي ، وأنا العاقب الذي ليس بعده أحد )) وفي لفظ : (( ونبي التوبة ، ونبي الرحمة )) متفق عليه.
Dari Jubair bin Muth’im radhiyallahu `anhu bahwa Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda,” sesungguhnya aku mempunyai beberapa nama; Aku adalah Muhammad, Aku Ahmad, Aku Al mahi ( pengikis ) Allah mengikis kekufuran dengan mengutusku, Aku Al hasyir ( penghimpun ) nanti di hari kiamat seluruh manusia berhimpun di bawah perintahku, Aku Al ‘aqib ( penutup ) tidak ada Nabi sesudahku” dalam riwayat yang lain: “Aku Nabi taubat, Aku Nabi pembawa rahmat”. Muttafaq alaih. [2] Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Nabi Muhammad SAW | 1 Komentar »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Allah Taala berfirman, yang bermaksud:
“Dan gaulilah mereka (isteri-isterimu) dengan cara sebaik-baiknya.” (An Nisa 19)
Dan Allah berfirman lagi:
‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajiban menurut cara yang baik akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan atas isterinya.”
(Al Baqarah : 228)
Dicentakan dari Nabi SAW bahwa baginda bersabda pada waktu haji widak (perpisahan) setelah baginda memuji Allah dan menyanjung-Nya serta menasehati para hadinn yang maksudnya
‘Ingatlah (hai kaumku), terimalah pesanku untuk berbuat baik kepada para isten, isteri-isteri itu hanyalah dapat diumpamakan kawanmu yang berada di sampingmu, kamu tidak dapat memiliki apa-apa den mereka selain berbuat baik, kecuali kalau isteri-isteri itu melakukan perbuatan yang keji yang jelas (membangkang atau tidak taat) maka tinggalkanlah mereka sandman di tempat tidur dar pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Kalau isteri isteri itu taat kepadamu maka janganlah kamu mencari jalan uncut menyusahkan mereka.
Ingatlah! Sesungguhnya kamu mempun yai kewajiban terhad4 8. isteri-isterimu dan sesungguhnya isteri-sterimu itu mempunya kewajiban-kewajiban terhadap dinmu Kernudian kewajiban isteri isteri terhadap dinmu ialah mereka tidak boleh mengijinkan masuf ke rumahmu orang yang kamu benci. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Pernikahan | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Apabila dipanggil oleh suaminya ia tidak datang. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
“Apabila suami memanggil isterinya ke tempat tidur. ia tidak datang nescaya malaikat melaknat isteri itu sampai Subuh.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Membantah suruhan atau perintah suami. Sabda Rasulullah SAW:
‘Siapa saja yang tidak berbakti kepada suaminya maka ia mendapat laknat dan Allah dan malaikat serta semua manusia.”
Bermuka masam terhadap suami. Sabda Rasulullah SAW:
“Siapa saja perempuan yang bermuka masam di hadapan suaminya berarti ia dalam kemurkaan Allah sampai ia senyum kepada suaminya atau ia meminta keredhaannya.”
Jahat lidah atau mulut pada suami. Sabda Rasulullah SAW:
“Dan ada empat golongan wanita yang akan dimasukkan ke dalai Neraka (diantaranya) ialah wanita yang kotor atau jahat lidahnya terhadap suaminya.” Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Pernikahan | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Menurut Samuel Zwemmer bahwa upaya pengkristenan ditempuh melalui dua cara yaitu:
a. Pembinaan, dengan memasukkan orang Islam ke dalam agama Kristen.
b. Penghancuran, yaitu mengeluarkan orang Islam dari agamanya.
“Tujuan kita tidak langsung mengkristenkan ummat Islam, karena hal ini tidak akan sanggup kita laksanakan. Tetapi, adalah dengan menjauhkan kaum Muslimin dari ajaran Islam. Ini yang harus kita capai walaupun mereka tidak bergabung dengan kita……”
H. Berkhof menyatakan dalam buku “Sejarah Gereja” halaman 321 sebagai berikut : “Boleh kita simpulkan bahwa Indonesia adalah suatu daerah pekabaran Injil yang diberkati Tuhan dengan hasil yang indah dan besar atas penaburan bibit firman Tuhan.
Jumlah orang Kristen Protestan sudah mencapai 13 juta lebih. Akan tetapi jangna lupa, kita ditengah-tengah 150 juta penduduk. Jadi tugas zending gereja-gereja muda di benua ini masih amat luas dan berat. Bukan saja sisa kaum kafir yang tidak seberapa banyak itu, perlu mendengar kabar kesukaan, tetapi juga kaum Muslimin yang besar yang merupakan benteng agama yang sukar sekali dikalahkan oleh pahlawan-pahlawan Injil. Apalgi bukan rakyat jelata, lapisan bawah yang harus ditaklukkan oleh Kristus, terutama para pemimpin masyarakat, kaum cendikiawan, golongan atas dan menegah”. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Others | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah duperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka…”
(QS. At Taubah : 41 – 42)
* * *
Hari terus berjalan, siang dan malam silih berganti, pekan dan bulanpun terus bergulir. Detik-detik pergantian tahun berlalu, banyak air mata yang menetes, menyesal atas berbagai kekhilafan yang telah dilakukan dan kesia-siaan waktu yang telah terlewat. Tahun lalu, air mata itupun menetes, atas kekhilafan yang sama. Ya, waktu silih berganti namun kesalahan yang sudah disadari tak kunjung diperbaiki. Berbagai pembenaran coba diungkapkan namun tidak juga mampu meyakinkan bahwa perubahan yang diharapkan sudah dilakukan. Ada pula fragmen kehidupan yang berisi suka maupun duka yang kadang mengingatkan akan perbaikan yang ternyata hanya ada dalam tataran kesadaran saja tanpa pernah ada realisasinya. Dimanakah salahnya? Mengapa perubahan itu sedemikian sulit? Apakah ada kesalahan dalam analisa kondisi? Ataukah kita terjebak dalam lamanya perencanaan? Ataukah….? Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Jihad | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Dia menghabiskan hampir setahun gajinya untuk membeli masjid tersebut.
Masjid itu boleh jadi merupakan satu-satunya bangunan ibadah umat Muslim di Kota Sevilla. Saban pekan, inilah tempat yang dituju komunitas Muslim kota yang terletak di sebelah selatan Spanyol itu untuk menunaikan ibadah shalat Jumat.
Bila masjid ini menjadi tumpuan utama tempat ibadah komunitas Muslim Sevilla, tampaknya tidaklah berlebihan. Lantaran, sejatinya, masjid ini adalah sebuah bangunan yang mereka kontrak dan disulap menjadi sebuah masjid. Maka, ketika kontrak dan izin tersebut habis dan pemilik bangunan berniat menjual propertinya, tidak berlebihan pula bila komunitas Muslim Sevilla cemas. Mereka khawatir tidak akan mempunyai tempat lagi untuk beribadah.
Dan, datanglah bintang sepak bola asal Mali, Frederic Kanoute, meredam kecemasan itu. Rupanya, Kanoute sempat mendengar masalah ini dan memutuskan membeli bangunan tersebut. Tanpa ragu, pemain klub Spanyol, Sevilla FC, itu merogoh koceknya sebesar 510.860 euro atau setara dengan 700 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,3 miliar) untuk menyelamatkan masjid di Sevilla itu agar tidak ditutup. Tentu saja, itu bukan uang yang sedikit. Kanoute menghabiskan hampir setahun gajinya untuk membeli masjid tersebut. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Berita | Leave a Comment »
Posted on September 9, 2008 by azwarti
Bismilahirrahmanirrahiim.
Saya berlindung kepada Allah dari tipudaya setan yang terkutuk.
I seek the refuge in God, from satan the rejected.
Atas Nama Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
In the name of God, Most gracious and Most Merciful
Allah yang Maha menggenggam hidup kita. Dia Allah yang menghidupkan dan mematikan. Dialah Allah memberikan kebebasan untuk memilih dari banyak pilihan. Allah memberikan hadiah surga bagi yang mengikuti perintah-perintah-Nya. Allah menyediakan tempat neraka bagi yang melanggar-Nya.
Siapakah yang membangunkan kita di pagi hari, setelah tidur sepanjang malam dengan tenang? Bukannya kita mengucapkan terimakasih dan bersyukur setelah bangun, tapi langsung saja ke kamar mandi mencuci muka atau mandi bersiap untuk pergi bekerja. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »